Kisah para cumlauders (part 2): Menjadi wisudawan terbaik

“Allah Maha baik.. tak pernah terpikirkan sebelumnya bisa mencapai predikat itu bu..” begitu jawabnya, saat dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik I FPTK pada upacara wisuda UPI gelombang II selasa 22 Agustus 2017.

Yanni Handayani, demikian nama yang diberikan oleh kedua orangtuanya pada hari kelahirannya, 6 November 1994. Prestasi mahasiswi berhijab asal Bogor ini sudah tampak sejak masa kecilnya. Selama menjadi siswi SDN Harjasari 1 Bogor, hanya 1 kali menjadi peringkat II di kelasnya, selebihnya ia peraih peringkat I. Pun, ketika sekolah di SMA Analis Kimia Bogor, Yanni hampir tak pernah absen dari kelompok 4 peringkat terbaik di kelasnya. Jejak prestasi yang diperoleh putri sulung dari 3 bersaudara ini, berlanjut hingga ia diterima sebagai mahasiswa prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri (PTAg) UPI pada tahun 2013.

Ketika dinyatakan lulus dengan yudisium cumlaude dalam sidang sarjana 20 Juni 2017 lalu, Yanni adalah lulusan terbaik I prodi PTAg pada gelombang ujian sidang tersebut. Peraih beasiswa Pemprov Jabar, beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) dan beasiswa KSE (Karya Salemba Empat) ini, mencatatkan capaian IPK 3,92 setelah menjalani studi S1 nya selama 3 tahun 10 bulan. Capaian ini hanya berselisih kecil dari wisudawan terbaik I UPI yang meraih IPK 3,94. Atas prestasinya sebagai salah satu wisudawan terbaik UPI, Yanni didaulat memimpin pembacaan janji alumni UPI pada upacara wisuda Selasa lalu.

spinner

“alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. .tidak pernah terpikirkan sebelumnya bisa sampai mendapat predikat ini. Apalagi Yanni merasa belum punya keahlian atau nilai lebih yang positif dibandingkan teman-teman yang lain. Yanni sangat bersyukur.. sungguh ini salah satu nikmat yang luar biasa yang Allah berikan..”

“alhamdulillah..apa yang Yanni peroleh saat ini juga berkat doa dan dukungan dari keluarga terutama dan banyak pihak lainnya. Terimakasih kepada dosen-dosen prodi PTAg terutama ibu dosen pembimbing akademik yang selalu membimbing, memberikan arahan dan motivasi. “

Selamat Yanni! Barakallah,, Semoga predikat wisudawan terbaik menjadi bekal menggapai cita-citamu sebagai guru/ dosen, membawa kemanfaatan untuk sebanyak-banyaknya manusia.. dan asamu melanjutkan studi S2 bisa terwujud.
Be your self, do your best, and don’t give up! seperti mottomu Yan..

-mnh-