Kiprah Alumni (part-1): Alumni PTAg UPI raih Juara I Wirausaha Muda Pemula Berprestasi Tingkat Nasional

Sari Nurmayani, alumni Prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri (PTAg) UPI meraih juara I Wirausaha Muda Pemula (WMP) berprestasi tingkat nasional kategori pertanian dan kelautan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.  Penghargaan yang berupa trofi, piagam dan uang tunai senilai 30 juta rupiah tersebut, diberikan pada puncak peringatan hari Sumpah Pemuda ke-91 di Jakarta Concert Hall, 28 Oktober 2019. WMP berprestasi merupakan sosok pemuda yang memiliki motivasi untuk berprestasi melalui berwirausaha. 

Pemilihan WMP berprestasi diselenggarakan oleh Kemenpora RI sebagai bentuk apresiasi kepada para pemuda yang aktif dalam dunia usaha dan telah menunjukkan hasil serta berpotensi untuk berkembang. Ajang yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu seleksi penilaian berkas dan survey lapangan; wawancara oleh dewan juri; penetapan pemenang dan pemberian penghargaan. Indikator penilaian yang digunakan dalam Pemilihan WMP Berprestasi tahun 2019 dikembangkan dari 4 dimensi, yaitu: 1) motivasi berwirausaha; 2) karakter kewirusahaan (rasa percaya diri, bersikap positif, berperilaku pemimpin, memiliki inisiatif, bekerja keras, memiliki visi ke depan, berani mengambil risiko, tanggap terhadap saran kritik); 3) keterampilan berwirausaha (memilih jenis usaha, mengelola produksi, mengembangkan pemasaran, mengelola keuangan, mengorganisasikan kelompok usaha, menjalin kemitraan); 4) profil usaha (inovasi produk, omzet, laba bersih, aset).

Bagaimana perasaan Sari setelah dinobatkan sebagai wirausaha muda pemula berprestasi?

Alhamdulillah wa syukrilah..
Saya sangat bersyukur sekali telah belajar di Prodi PTAg, senang sekali bisa belajar banyak di PTAg yang cakupannya luas dan memberi banyak inspirasi sampai kini..
Terima kasih Ibu dan dosen-dosen lainnya telah mendidik dan memberikan ilmu yang tiada ternilai harganya
..”

Sebetulnya kemarin saya mendapatkan 3 anugerah kepemudaan secara bersamaan, yaitu dari Bupati Bandung Barat, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat dan Kemenpora RI.  “

“Tentu ini adalah suatu anugerah sekaligus motivasi untuk lebih baik dan lebih bermanfaat lagi terutama dalam bidang usaha yang saat ini saya tekuni. Dalam ajang WMP ini saya bertemu dengan banyak pengusaha muda hebat dari seluruh Indonesia yang tidak hanya berusaha untuk dirinya sendiri namun mereka mengangkat ekonomi masyarakat di sekitarnya juga.”

“Banyak inspirasi yang saya dapatkan selama masa seleksi, komunikasi di sela-sela kegiatan yang padat adalah kuncinya, esensi terbaik yang saya dapatkan adalah banyak channel kolaborasi baik dari sesama peserta, panitia bahkan juri.”

Gadis berhijab kelahiran 26 Agustus 1995 ini cukup lekat dengan deretan prestasi dan penghargaan. Menurutnya, penganugerahan dari Kabupaten Bandung Barat di hari Sumpah Pemuda 2019 adalah yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya Ia dapatkan ketika masih menjadi siswa SMA dan saat kuliah di UPI. Pun ketika menjalani studi S1 di UPI, Sari terpilih menjadi mahasiswa berprestasi (mawapres) ke-2 tingkat Fakultas, kemudian Ia mencetak rekor pada akhir tahin 2016 yaitu: lulus cepat 3 tahun 4 bulan dengan yudisium cum-laude (3,89). Apa kuncinya? Ketika itu, Ia menjawabnya “doa dan kerja keras”.

Apakah dengan berwirausaha membuatnya berhenti belajar?

Ternyata hal itu justru menambah semangatnya untuk belajar. Saat ini, Sari tercatat sebagai mahasiswa magister semester 3, program agronomi dan hortikultura IPB. Sembari menyelesaikan penelitian untuk tesisnya, Ia juga mengambil beberapa mata kuliah di program studi ilmu manajemen untuk menunjang kegiatan usaha yang saat ini ditekuninya. 

Usaha apa yang ditekuninya hingga Ia meraih juara I WMP?

bersambung — Kiprah Alumni (part-2)..

-mnh-